


@SAR_NASIONAL
Hujan Ringan
Suhu Min : 24°
Suhu Max : 33°
Kelembapan Min : 57%
Kelembapan Max : 92%
| 19 Juni 2013 15:06:00 | TEWAS DI MUARA SUNGAI DURI |
| 18 Juni 2013 21:27:00 | HILANG DITELAN GANASNYA OMBAK PANTAI PETITENGET |
| 18 Juni 2013 17:29:00 | NENEK 70 TAHUN HILANG DI HUTAN DESA SEBUDI KARANGASEM |
| 14 Juni 2013 11:39:00 | SAR GOES TO SCHOOL KUPANG |
| 10 Juni 2013 19:28:00 | PESAWAT MERPATI TERGELINCIR DI BANDARA EL TARI KUPANG |
| 10 Juni 2013 10:54:00 | KM FLOTIM 26 BOCOR DI PERAIRAN TANJUNG KURONG KUPANG NTT |
| 10 Juni 2013 10:40:00 | 101 IMIGRAN GELAP DISELAMATKAN BASARNAS |
| 04 Juni 2013 22:27:00 | PENCARIAN SATU ORANG TENGELAM DI SUNGAI CIKAWUNG |
| 03 Juni 2013 22:01:00 | OPERASI WIRA SANJAYA 25-31 MEI 2013, KORBAN DITEMUKAN DI HARI KE-7 |
| 03 Juni 2013 19:05:00 | MUSIBAH 3 ORANG TERSERET ARUS DI PANTAI PASIR JAMBAK MUARO PANJALINAN |
-
Kansar Surabaya Latih Potensi SAR di Jember
at 19 Juni 2013 22:18:00
JEMBER – Kantor SAR Kelas A Surabaya kembali menggelar pelatihan bagi potensi SAR. Kali ini pelatihan water rescue (pertolongan air) di wilayah Jember. Pelatihan yang diikuti 60 peserta dari organisasi dan instansi berpotensi SAR di wilayah Jember, Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan Probolinggo tersebut berlangsung selama 4 hari, Selasa – Jumat (18-21/06/2013). Materi kelas di Aula Soedirman Secaba Rindam V Brawijaya Jember, praktek di kolam renang Kebonagung Jember dan aplikasi lapangannya di Pantai Pasir Putih Situbondo.
Direktur Operasi dan Latihan (Diropslat) Badan SAR Nasional (Basarnas) Brigjend TNI Tatang Zaenudin memberikan apresiasi kepada para peserta yang begitu antusias mengikuti pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi peserta SAR untuk belajar dan menimba
ilmu sebagai bekal dalam melaksanakan tugas SAR di lapangan maupun tugas-tugas pendukung operasi
SAR,” tegas Diropslat didampingi Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Sutrisno, SSos, MM usai membuka pelatihan.
Diropslat menambahkan, tujuan pelatihan tersebut untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta pembentukan sikap mental sebagai potensi SAR. Diharapkan, seluruh peserta mampu mengaplikasikan seluruh teori dan tehnik yang benar sehingga memiliki kompetensi untuk keperluan teknis operasional dalam pelaksanaan operasi SAR yang sebenarnya.
Untuk itu, Diropslat berpesan agar seluruh peserta memperhatikan beberapa hal. Yang pertama, ikuti semua petunjuk pelatih dengan baik. Kedua, perhatikan semua pelajaran baik teori maupun praktek dengan baik. Ketiga, utamakan keselamatan diri atau safety first. Dan keempat, jaga kesehatan agar selalu bugar sehingga dapat mengikuti pelatihan hingga selesai.
“Hindari sikap percaya diri yang berlebihan dan ragu-raguan dalam praktek di lapangan,” tegasnya.
Moment tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi Program SAR Goes To School dengan penyerahan buku tentang SAR Preventive dan tas ransel secara simbolis kepada perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Jember.
Sementara Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Sutrisno, SSos, MM, mengungkapkan, pelatihan tersebut juga dalam rangka memberikan pengetahuan tentang standarisasi prosedur operasi SAR bagi potensi SAR khususnya di air. Menyadari sifat musibah maupun bencana itu unpredictable atau tidak bisa diprediksi sebelumnya, maka para peserta dituntut untuk sigap dan senantiasa siap siaga setiap saat.
“Kami berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta siap dan dapat kami libatkan dalam pelaksanaan operasi SAR yang sebenarnya, baik pada musibah maupun bencana khususnya di wilayah Jember dan sekitarnya,” ungkapnya.
Semua pihak, lanjut Sutrisno, harus menyadari bahwa pekerjaan SAR identik dengan tugas kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab bersama.
“Basarnas sebagai institusi pemerintah yang berkompeten di bidang SAR harus mampu mengkoordinasikan seluruh potensi SAR demi tercapainya visi Basarnas, yakni berhasilnya pelaksanaan operasi SAR pada setiap tempat dan waktu dengan cepat, handal dan aman,” ungkapnya.
Pelatihan tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya para pejabat saat upacara pembukaan yang berlangsung di Aula Soedirman Secaba Rindam V Brawijaya. Diantaranya, Bupati Jember, Dan Brigif 9 Kostrad, Dan Depo Secaba Rindam V Brawijaya Jember, Danyon
Armed 8, Danyonif 509, Danyonif 514, Danyonif 515, Dandim 0824 Jember, Dandim 0822 Bondowoso,
Kapolres Jember, Kepala BPBD Jember, Kadinkes Jember, Ketua PMI Jember, Kepala SAR Kab Lumajang,
Kepala Balai TN Alas Purwo Banyuwangi, dan Kadinsos Probolinggo.
Pembukaan pelatihan juga dimeriahkan dengan demonstrasi 4 orang rescuer Kansar Kelas A
Surabaya melakukan rappelling (turun menggunakan tali) dari helikopter Bolco 105 call sign HR-1521 di Alun-alun Kabupaten Jember dan lapangan hitam Secaba Jember. Tidak hanya itu, sebagian peralatan SAR yang dimiliki Kantor SAR Kelas A Surabaya seperti larkin rescue frame, life locator, peralatan accending dan dissending, peralatan selam, serta peralatan ekstrikasi juga dipamerkan di tempat tersebut. (lib/humas)
-
COFFEE MORNING BERSAMA AWAK MEDIA
at 19 Juni 2013 15:30:00
.jpg)
PANGKAL PINANG– Kantor SAR Pangkal Pinang belum lama ini mengadakan kegiatan coffee morning dengan 30 awak media lokal maupun nasional, baik elektronik, cetak maupun online yang ada Provinsi Bangka Belitung di halaman kantor. Tujuan kegiatan tersebut untuk mempererat jalinan silaturahmi. Selain itu untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan awak media terkait pelaksanaan operasi SAR maupun kegiatan-kegiatan Basarnas lainnya.
“Kantor SAR Pangkal Pinang sebagai unit pelaksana teknis Basarnas butuh publikasi melalui media massa yang ada di Pangkal Pinang dan sekitarnya. Tujuannya agar masyarakat memahami apa itu SAR secara komprehensif,” ungkap Jumaril, SE, Kepala Kantor SAR Pangkal Pinang.
.jpg)
Selain itu, lanjut Jumaril, kegiatan coffee morning tersebut menjadi ajang untuk bertukar pikiran. Para journalist bisa mengerti dan memahami Basarnas secara detil. Tidak hanya itu, para personil Kantor SAR Pangkal Pinang juga menggelar pameran peralatan serta memutar berbagai film tentang pelaksanaan operasi SAR maupun giat SAR yang telah dilakukan.
“Misalnya kompetensi yang dimiliki para rescuer, sarana prasarana yang dimiliki, struktur organisasi, struktur operasi SAR, pembinaan potensi SAR, peta daerah rawan di Bangka Belitung dan sekitarnya, hingga perbedaan antara Basarnas dengan BNPB atau BPBD,” imbuhnya.
Di sisi lain, personil Kantor SAR Pangkal Pinang juga bisa berdiskusi, sharing tentang ilmu jurnalistik atau membahas tentang UU Nomor 14 Tahun 2010 tentang Keterbuaan Informasi Publik (KIP) berkaitan dengan reformasi birokrasi yang sedang digencarkan oleh pemerintah.
.jpg)
“Jadi ada hubungan mutualisme atau saling menguntungkan, terlebih dalam pelaksanaan operasi SAR. Di lapangan, kami selalu bekerja sama dengan media massa yang juga berada di lapangan. Mereka membutuhkan berita yang memiliki news value secara ekslusif dan kami terbantu dengan pemberitaan yang mereka buat untuk kepentingan publikasi atau sosialisasi ke masyarakat terkait pelayanan SAR yang kami lakukan,” tuturnya.
Jumaril berharap, hubungan baik tersebut terus terjalin dengan mengedepankankan profesionalisme di bidangnya masing-masing.
“Kami tidak anti kritik, jadi masyarakat boleh mengkritik kami secara langsung maupun melalui media massa. Tentu kami mengharapkan kritik yang kontruktif, kritik yang membangun, sehingga kami bisa melakukan evaluasi untuk kegiatan ke depan yang lebih baik,” jelasnya. (ab)
-
PELATIHAN WATER RESCUE POTENSI SAR KAYONG UTARA
at 19 Juni 2013 15:19:00

PONTIANAK–Kantor SAR Pontianak menggelar pelatihan water rescue (pertolongan di air) bagi potensi SAR. Pelatihan selama 3 hari, Rabu - Jumat (19-21/6/2013)tersebut berlangsung di Pantai Pulau Datok, KabupatenKayong Utara.Pesertanya 40 orang dari 22 instansi dan organisasi daerah setempat.
Kepala Kantor SAR Pontianak Ida Bagus Gede Budisma, SH, mengungkapkan, alas an pelaksanaan pelatihan tersebut setelah menganalisa kerawanan yang terjadi di wilayah kerja Kantor SAR Pontianak yang sebagaian besar berada di kawasan perairan, seperti Laut Karimata, Laut China, Laut Natuna dan perairan yang berbatasan dengan Kantor SAR lainnya.


“Kami sering menangani musibah di air seperti orang hanyut di sungai, nelayan tenggelam hingga banjir. Karena itulah, pelatihan bagi potensi ini sangat diperlukan untuk memberikan bekal kompetensi agar mereka mampu memberikan pertolongan saat terjadi musibah maupun bencana di air,” terangnya.
Pelatihan dibuka oleh Wakil Bupati Kayong Utara Ir H Muhammad Saiddan dihadiri oleh pejabat dari Kantor Pusat Basarnas maupun Kantor SAR Pontianak. Diantaranya, Kasubdit Penyiapan Tenaga dan Potensi SAR Basarnas Drs Yal Efendi, MM, Kasubsi Potensi SAR Kantor SAR Pontianak selaku Ketua Panitia ,Gusti Anwar Mulyadi SH, serta Koordinator Pos SAR KetapangLeonardus Sabar Umbara. (mel)
-
KANTOR SAR TIMIKA IKUT SERTA DALAM UPACARA GELAR PASUKAN
at 18 Juni 2013 21:08:00

KANTOR SAR TIMIKA -Dalam memperingati tanggal kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal tujuh belas, Personil Kantor SAR Timika ikut serta dalam upacara gelar pasukan yang di adakan oleh Pemda Kab. Mimika tersebut.

Upacara yang rutin dilaksankan setiaptanggal tujuh belas ini, diselenggarakan di Rumah Negara Bupati Kab. Mimika pada Senin, 17 Juni 2013 pukul 08.00 WIT. Pada kesempatan tersebut Wakapolres Mimika bertugas sebagai pimpin upacara dan juga turut serta sebagai peserta upacara yakni dariinstansi-instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Mimika. Selain Kantor SAR Timika upacara tersebut diikuti olehjajaran TNI, POLRI, Pemda Mimika dengan maksud sebagai upaya memantaukesiapsiagaan instansi -instansi yang ada di Kab. Mimika.

Polres Mimika dalam hal ini instansi yang telah di tunjuk sebagai panitia pelaksana upacara menggelar upacara gelar pasukan itu dengan hikmat dan sederhana. (Humas TMK. MD)
-
Peningkatan Kesiapan Pengendalian dan Pengerahan Potensi SAR di Kantor SAR Pekanbaru
at 18 Juni 2013 15:03:00

Kantor SAR Pekanbaru, Selasa (18/6) - Dalam rangka meningkatkan kualitas,Sumber Daya Manusia (SDM), dan pembinaan hubungan kerja sama yang baik dengan stakeholders, Kantor SAR Pekanbaru mengadakan kegiatan Peningkatan Kesiapan Pengendalian dan Pengerahan Potensi SAR. Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) hari yakni dari tanggal 18 hingga 19 Juni 2013. Abdul Malik,S.Sos selaku kepala Sub Operasi Kantor SAR Pekanbaru, secara resmi membuka kegiatan tersebut tepat pada pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan surat keputusan Kepala Badan SAR Nasional No.KBSN-16/1/BSN-2013 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Peningkatan Kesiapan Pengendalian dan Pengerahan Potensi SAR tahun 2013, ditugaskan Yopi Haryadi.SH (Kasi Evaluasi), Aditya Sumarsono(Petugas Pengendali Operasi), Estu Riyadi Setiawan(Petugas Pendata Potensi SAR) bertindak selaku nara sumber dari kantor pusat Badan SAR Nasional. Ada beberapa poin-poin yang disampaikan dan dibahas oleh nara sumber yaitu terkait dengan pelaksanaan hubungan dan membina kerja sama dengan stakeholders yang ada di lingkungan Kantor SAR Pekanbaru, pelaksanaan siaga Kantor SAR, Operasi SAR dan kegiatan yang menyangkut tentang sistem pelaksanaan kerja dikantor SAR Pekanbaru disampaikan secara jelas.
Dengan antusias para pegawai Kantor SAR Pekanbaru hadir dan menyimak satu persatu materi yang disampaikan, banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada nara sumber. Rasa ingin tahu yang tinggi ditanggapi baik oleh nara sumber, besar harapan interaksi aktif tersebut dapat menggali pengetahuan dan kemampuan para personil Kantor SAR Pekanbaru dalam melaksanakan tugasnya dan dapat memberikan kontribusi demi kemajuan Kantor SAR Pekanbaru. Hingga berita ini diturunkan Pelaksanaan kegiatan masih berlangsung.(Koeh)
-
Pembinaan dan Pelatihan Eksternal SAR Goes To School Kantor SAR Kupang
at 18 Juni 2013 14:00:00


Kantor SAR Kupang-Dalam rangka meningkatkan program belajar tentang pengetahuan SAR, melalui program rutin Badan SAR Nasional, Kantor SAR Kupang dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Provinsi NTT menggelar kegiatan “SAR Goes to School”. Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan SAR kepada siswa-siswi Pusat Pengembangan Anak (PPA)Jemaat Efata Liliba Kupangdilaksanakan di Aula Kantor SAR Kupang pada hari Jumat 14Juni 2013 Pukul 15.00 WITA.Sebanyak103anak(usia9 -14 tahun)begitu antusias mengikuti kegiatan ini dan dengan didampingi oleh 6 (enam) orang guru pembina diharapkan penyampaian materi SAR dapat lebih efektif.
Kedatangan siswa-siswi Pusat Pengembangan Anak (PPA) disambut langsung oleh Kepala Kantor SAR Kupang,Ketut Gede Ardana,S.E.yang didampingi oleh Kepala Sub Seksi Potensi Mexianus Bekabel,S.Sos.danKepala Sub Seksi Operasi Supriyanto Ridwan, S.E.Beliau menyambut baik kedatangan pesertaPPA Efata Liliba Kupangdan berharap dengan adanya Program Basarnasyaitu “SAR Goes to School”, bisa memberikanpengetahuan kepada anak-anakusia dini tentang beragam bencana dan musibah, tanda-tanda bencana dan kiat menyelamatkan diri saat bencana terjadi, serta cara menolong orang lain setelah bencana terjadi.
Pembinaan dan pelatihan berlangsung selama 2 (dua) hari yakni hingga 15Juni 2013di Aula Kantor SAR Kupang dan di Pantai Pasir Panjang Kupang.Dalam kesempatan kali ini anak-anak diperbolehkan melakukan praktek lapangan meliputi teknik evakuasi, pertolongan di air, Medical First Responder, serta pengenalan peralatan untuk rapling. Tidak kalah pentingnya disosialisasikan juga tentang eksistensi Basarnas yang disampaikan melalui paparan tugas dan fungsi Basarnas dalam musibah dan bencana.
Teti MoneselakuPembina PPA,memberikan cindera mata kepada Kepala Kantor SARKupang sekaligusmenyampaikan ucapan terima kasihkarena telah berbagi pengetahuan di bidang SAR yang dikhususkan bagi anak-anak.Teti berharapprogram ini dapat dilaksanakansecara berkelanjutan.
Nella/Teddy
-
MAKSIMALKAN PEMAHAMAN TENTANG KEHUMASAN MELALUI OBSERVASI LAPANGAN
at 11 Juni 2013 17:02:00
.jpg)
Pulo Gadung,Jakarta(5/6) - Menjelang berakhirnya diklat pranata Humas tingkat terampil yang dilaksanakan Basarnas bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta Barat, para peserta diklat yang berasal dari perwakilan seluruh kantor SAR di Indonesia berkesempatan melakukan kunjungan ke sebuah stasiun televisi nasional di Jakarta. TvOne dipilih mengingat beberapa saat yang lalu Basarnas dan TvOne pernah bersama-sama menandatangi nota kesepahaman ( MoU. red) di Bandung tepatnya tanggal 9 April 2013 silam.
“ Kami sangat berterimakasih atas kedatangan seluruh peserta ke kantor kami, dengan demikian kita akan menjadi semakin akrab dan akan mempermudah kerjasama kita dalam pelayanan informasi kepada masyarakat “ ujar Totok Suryanto, Senior Vice Editor in chief TvOne dalam sambutannya mengawali kegiatan observasi lapangan siang itu. “ Mudah-mudahan dengan adanya teman-teman yang tersebar di seluruh Indonesia akan menjadi bukti tanggung jawab kita kepada masyarakat akan jasa kemanusiaan sekaligus menekankan kepada masyarakat bahwa ada yang dapat dimintai bantuan ketika terjadi musibah, tentu saja melalui penyiaran-penyiaran di media “ tambahnya.
Di stasiun televisi milik Ardiansyah Bakrie selaku Direktur Utama ini, seluruh peserta diajak berkeliling melihat awal proses produksi di ruang redaksi hingga hasilnya ditayangkan. Sebuah pengalaman menarik bagi seluruh peserta yang hadir mengingat bagi sebagian besar peserta ini merupakan kesempatan pertama kalinya mereka melihat langsung bagaimana proses produksi pemberitaan di sebuah media elektronik. “ saya akhirnya tahu bahwa untuk memproses sebuah pemberitaan hingga tayang di televisi memerlukan proses yang tidak mudah dan membutuhkan kerjasama tim yang baik “ kata Heri Ansoni, perwakilan peserta dari Kantor SAR Bengkulu.
Selain melihat proses produksi di ruang redaksi, peserta juga berkesempatan melihat proses siaran langsung dimana peserta masuk ke dalam studio dan melihat proses kerja tim di dalam dan seluruh peralatan berteknologi terkini yang di adopsi TvOne.
Di sela-sela kunjungan lapangan di stasiun televisi berlogo tvOne berwarna putih, dengan konsep dunia dan angka 1 di dalam lingkaran berwarna merah ini juga dilakukan penyerahan cindera mata oleh Kepala Kepegawaian Badan SAR Nasional yaitu ibu Riesna Adrianty, S.E., M.A.B dan diterima langsung oleh pak Totok mewakili TvOne.(dwb)
-
PEMBUKAAN DIKLAT JUNGLE RESCUE ANGKATAN KE-X BASARNAS
at 10 Juni 2013 10:30:00
KARANGANYAR – Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang kali ini menjadi tuan rumah pelaksanaan diklat Jungle Rescue angkatan ke-XRegionII. Acara pembukaan diklat dilaksanakan di Whisma Pringgondani, Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Semarang dan dibuka oleh Kepala Balai Diklat Basarnas Noer Isrodin M., S.Pd., Minggu (9/6) malam.
Peserta berjumlah 40 orang yang merupakan anggota Basarnas Region II yang terdiri dari Kantor SAR Semarang 9 orang, Kantor SAR Jakarta 3 orang, Kantor SAR Bandung, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Kantor SAR Pontianak, Kantor SAR Lampung, Kantor SAR Banjarmasin dan Kantor SAR Balikpapan masing masing 4 orang.
Dalam sambutannya, Noer Isrodin mengatakan, bahwa “penyelenggaraan sebuah diklat merupakan kebutuhan Operasional SAR saat terjadi musibah, dimana dalam setiap moment kejadian selalu dilaksanakan oleh sumber daya yang terlatih dan profesional. Diklat SAR Jungle Rescuemerupakan jenjang lanjutan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Basarnas khususnya dalam melaksanakan Operasi SAR di medan gunung hutan”, papar Noer.
Adapun tujuan dilaksanakan diklat Jungle Rescue, menurut Makfud sebagai ketua panitia, supaya rescuer Basarnas memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan mental dalam bidang tehnik pencarian dan pertolongan SAR terhadap korban musibah di gunung hutan.
Diklat dijadwalkan selesai hingga tanggal 22 Juni 2013, dengan rincian materi kelas selama tujuh hari dan aplikasi lapangan selama lima hari. Adapun materi terdiri dari navigasi darat, komunikasi, Medical First Responder (MFR), Manajemen Posko, penggunaan Global Positioning System (GPS) dan survival. Instruktur yang terlibat sebanyak 10 orang, terdiri dari 2 orang Basarnas Pusat dan masing-masing 1 orangdari Kantor SAR Jakarta, Denpasar dan Surabaya serta 5 orang dari Kantor SAR Semarang.
Pelaksanaan diklat dipusatkan di area Gunung Lawu, yang terletak diperbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perlu diketahui bahwa Gunung Lawu merupakan gunung tidak aktif dengan ketinggian 3.265 mdpl. Gunung Lawu mempunyai tiga puncak yakni puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah sebagai puncak yang tertinggi. Di lereng gunung ini terdapat tempat tempat populer seperti Tawangmangu, Cemorosewu, dan Sarangan. Agak turun lagi, di sisi barat terdapat komplek candi dimasa akhir Majapahit yakni Candi Sukuh dan Candi Cetho. Di kaki gunung ini juga terdapat beberapa komplek pemakaman, salah satunya Astana Giribangun yakni, pemakaman keluarga Presiden kedua, Soeharto. (ris/fdi) -
Biro Umum Basarnas Rapat Kerja Teknis Bidang Kepegawaian Badan Sar Nasional Tahun 2013
at 07 Juni 2013 18:43:00
BANDUNG – Rapat Kerja Teknis Badan SAR Nasional Tahun 2013 ini merupakan program kerja Badan SAR Nasional yang dilaksanakan berdasarkan pada peraturan Kepala Badan SAR Nasional Nomor : PK.20 Tahun 2009 tentang Rapat Kerja Badan SAR Nasional. Maksud dan Tujuan diselenggarakan Rapat Kerja Teknis Badan SAR Nasional Tahun 2013 ini adalah sebagai wahana untuk saling berkoordinasi dan berkomunikasi diantara para pejabat dilingkungan Badan SAR Nasional baik yang berada di tingkat pusat maupun di tingkat Unit Pelaksana Teknis/Daerah guna bersama-sama membahas permasalahan – permasalahan teknis yang menyangkut operasional bidang kesekretariatan dan kedeputian dan secara khusus memahami Reformasi Birokrasi yang sedang bergulir diseluruh instansi pemerintah.Tujuan dilaksanakan Rapat Kerja Teknis Badan SAR Nasional Tahun 2013 ini adalah untuk menemukenali permasalahan khususnya yang terjadi di Kantor SAR untuk mendapatkan arahan dan solusi dari pimpinan Basarnas.Pelaksanaan Reformasi Birokrasi penyelengaraan kegiatan ini merupakan salah satu crash program Badan SAR Nasional dalam rangka melaksanakan pembinaan SDM Aparatur di seluruh jajaran Badan SAR Nasional, sehingga kinerja para pegawai akan lebih baik dan dapat memenuhi standar akuntabilitas yang di tetapkan oleh pemerintah. Selain hal tersebut di atas, dengan berlakunya penilaian presetasi kerja pegawai, maka perumusan kebutuhan dan penempatan pegawai dalam jabatan di setiap unit kerja harus didasarkan pada peta jabatan, beban kerja, tugan dan fungsinya.Rapat Kerja Teknis Bidang Kepegawaian ini dilaksanakan tanggal 3 Juni s/d 6 Juni 2013 di Hotel GRAND AQUILA Kota Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Eselon I, Eselon II, Eselon III dan IV terkait serta 33 Kepala Kantor SAR di seluruh Indonesia didampingi oleh Kasubbag dan Kaur Umum masing-masing.Pada kesempatan Rakernis Tahun 2013 kali ini selain membahas berbagai hal terkait dengan bidang kepegawaian juga akan dipergunakan untuk membahas berbagai hal terkait dengan pengelolaan aset, pengelolaan keuangan dan beberapa permasalahan strategis baik dibidang SAR maupun pembinaan potensi SAR dalam mendukung pencapaian visi dan misi Badan SAR Nasional, tandas Kepala Badan SAR Nasional Letjen TNI (MAR) Muhammad Alfan Baharudin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Bidang Potensi Marsekal Muda (TNI) Sunarbowo Sandi. (humas) -
KUNJUNGAN KOMISI V DPR-RI DI MALUKU
at 03 Juni 2013 19:24:00
AMBON - (22/05) Tim Komisi V DPR-RI mengunjungi Natural Dam Way Ela di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Natural Dam Way Ela ini terjadi akibat gempa dan curah hujan yang tinggi pada bulan Juli 2012,sehingga menyebabkan patahan gunung yang menutupi aliran sungai.
Setelah mengunjungi Natural Dam Way Ela, malam hari bertempat di kantor Gubernur Maluku Tim Komisi V DPR-RI mengadakan FocusGroup Discussion(FGD) mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pencarian dan Pertolongan didampingi oleh beberapa Pejabat Basarnas yang di pimpin oleh Bapak Mayjen TNI Sumartono, S.E.selaku Deputi Bidang Operasi SAR.
Rancangan Undang-Undang ini disambut positif oleh para pejabat daerah dan akademisi, hal ini dapat disimpulkan dari banyaknya masukan yang diterima oleh Tim Komisi V DPR-RI. Di akhir kegiatan, Gubernur MalukuBapak Karel Albert Ralahalu berpesan kepada Komisi V DPR-RI bahwa fasilitas yang dimiliki oleh Kantor SAR Ambon saat ini agar lebih ditingkatkan karena kurang memadai untuk keadaan perairan wilayah Maluku.(I-Cha/Humas Kansar Ambon)
Kunjungan Non Formal Staff Ahli Japan International Coorporation Agency (JICA)ke Kantor SAR Tanjungpinang



