HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TAHUN 2018


Penghormatan Terakhir Jenazah Korban Pesawat Dimonim Air


Sentani- Prosesi Upacara Penghormatan 8 Jenazah korban jatuhnya pesawat Caravan Dimonim Air PK-HVQ PAC 750 yang Jatuh di Oksibil dilaksanakan di Badara Sentani dengan Inspektut Upacara Kepala UPBU Sentani Antonius Widyo yang di hadiri Pejabat dari Basarnas, TNI, POLRI, Anggota Komisi V DPR RI, Perhubungan Udara, Pihak Dimonim Air dan Keluarga Korban siang ini (13/8) pukul 13.30 waktu Papua. Dalam sambutan yang disampikan oleh kepala UPBU Sentani Antonius Widyo mengatakan bahwa pihaknya mewakili Meteri Perhubungan Udara mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

IMG-20180813-WA0116.jpg Sebelumnya ke depalan jenazah diberangkat dari bandara oksibil pada pukul 12 siang dan tiba di Bandar Udara Sentani pada pukul 13.00 waktu setempat. Pesawat sempat mengalami keterlambatan karena faktor cuaca.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura Putu Arga Sujarwadi, SH.MM mengatakan bahwa sebelum jenazah diterbangkan ke Sentani, terjadi prosesi serah termima Jenazah di Bandar Udara Oksibil dari pihak BASARNAS kepada Pemerintah Daerah setempat. “saya selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura mewakili Kepala BASARNAS menyerahkan ke delapan jenazah kepada Pihak Pemerintah daerah yang diwakili oleh Wakil Bupati Pegunungan Bintang siang tadi di Bandara Oksibil”, kata Putu Arga. Putu Arga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian dan evakuasi pesawat Dimonim Air ini sehingga dapat berjalan dengan cepat, lancar dan terkoordinasi sehingga tercipta kerjasama yang baik dalam melakukan tugas kemanusiaan. Usai prosesi penghormatan di hanggar Dimonim siang tadi ke delapan jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Papua untuk di indetifikasi lebih lanjut dan dengan berakhirya prosesi ini maka semua unsur yang terlibat baik yang ikut dalam proses evakuasi di lapangan maupun di Posko Oksibil dikembalikan ke Kesatuan masing-masing dan Operasi SAR dinyatakan ditutup. (yd/hms)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : chandra
13 August 20:20 WIB