BATAS WILAYAH SAR


1.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan SAR di Region Pencarian dan Pertolongan  Indonesia. Region Pencarian dan Pertolongan Indonesia tersebut meliputi wilayah teritorial Indonesia dan wilayah Flight Information Region (FIR).

2.

Region Pencarian dan Pertolongan Indonesia sebagaimana dimaksud dibagi menjadi 34 (tiga puluh empat) Sub Region Pencarian dan Pertolongan dengan pertimbangan meliputi:

 

a.

Wilayah administratif Propinsi dan/atau kabupaten/kota dalam rangka pembinaan potensi;

 

b.

Efektivitas pelaksanaan dan koordinasi operasi SAR

3.

Kantor SAR mempunyai kewenangan di dalam Sub Regionnya untuk penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan yang meliputi:

 

a.

Pemantauan kecelakaan dan bencana;

 

b.

Pembinaan Potensi Pencarian dan Pertolongan;

 

c.

Pelaksanaan dan/atau Koordinasi operasi Pencarian dan Pertolongan.



Wilayah Tanggungjawab SAR Indonesia


REGION

KANTOR SAR

I

BANDA ACEH

II

MEDAN

III

PEKANBARU

IV

TANJUNG PINANG

V

PADANG

VI

JAMBI

VII

BANGKA BELITUNG

VIII

BENGKULU

IX

PALEMBANG

REGION

KANTOR SAR

X

LAMPUNG

XI

JAKARTA

XII

BANDUNG

XIII

PONTIANAK

XIV

BANJARMASIN

XV

BALIKPAPAN

XVI

PALU

XVII

GORONTALO

XVIII

SEMARANG



REGION

KANTOR SAR

XIX

SURABAYA

XX

DENPASAR

XXI

MATARAM

XXII

MAKASSAR

XXIII

KENDARI

XXIV

KUPANG

XXV

MANADO

XXVI

TERNATE

XXVII

SORONG

REGION

KANTOR SAR

XXVIII

MANOKWARI

XXIX

BIAK

XXX

JAYAPURA

XXXI

AMBON

XXXII

TIMIKA

XXXIII

MERAUKE

XXXIV

YOGYAKARTA