Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


BERBEKAL LAPORAN WARGA, FERNANDO BERHASIL DITEMUKAN


Merauke (18/05) - Tepat pada pukul 15.20 wit akhirnya Fernando korban terjatuh dari atas KM. Juneyao Maru V berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan. Ini bermula ketika satu jam sebelumnya tim SAR gabungan mendapat informasi dari bapak Paskalis yang menyampaikan bahwa istrinya yang sedang mencari ikan di pesisir pantai melihat sesosok tubuh tergeletak di pinggir pantai Lampu Satu dekat dengan muara sungai Maro. Penemuan inilah yang kemudian dilaporkan dan segera direspon oleh tim SAR darat yang segera menuju ke lokasi temuan. Jarak dari titik awal kejadian sekitar 2,7 km ke arah barat daya. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasinya cukup memakan waktu karena medan yang harus ditempuh hanya bisa dengan berjalan kaki menerobos hutan bakau yang cukup rapat. Pada saat yang bersamaan, air sudah mulai pasang sehingga tim harus melewati medan berlumpur dan cukup menguras tenaga. 

Suroso, seorang personil Basarnas Merauke yang pertama kali tiba di lokasi kejadian menceritakan bahwa ia bersama dengan seorang personil Satrol Lantamal XI Merauke harus menyeberang sebuah kali kecil agar bisa menjangkau korban. Baru kemudian korban bisa dimasukkan ke dalam kantung jenazah dan kemudian dievakuasi ke tepi jalan raya bersama-sama dengan rombongan warga yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi penemuan tersebut. 

“Tidak bosan-bosannya kami selalu mengingatkan kepada semua warga masyarakat yang beraktifitas di atas air untuk selalu mempergunakan alat keselamatan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan” tegas Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan,S.E yang ditemui di tempat terpisah.
Pada pukul 16.00 wit, jenasah Fernando diserah terimakan kepada pihak KM. Juneyao Maru V di kamar jenasah RSUD Merauke, kemudian dilakukan debreefing seluruh unsur yang terlibat untuk mengakhiri pelaksanaan operasi SAR sore hari ini.(dwb)



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : Albert
18 May 16:00 WIB