Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


Pencarian tujuh nelayan KM Puspita Jaya yang tenggelam di Selat Sunda hingga hari ke-4 belum menampakan hasil


Pandeglang_(22/06/2020)Pencarian tujuh nelayan KM Puspita Jaya yang tenggelam di Selat Sunda hingga hari ke-4 belum menampakan hasil. Tim Gabungan Basarnas Banten terus menyusuri kemungkinan keberadaan ketujuh nelayan tersebut.

“Dengan kekuatan penuh, bersama Tim Gabungan kita terua melakukan pencarian di pulau-pulau sekitar Pulau Panaitan. Namun belum membuahkan hasil dan belum ada tanda-tanda,” kata M Zainal Arifin, Kepala Basarnas Banten, Senin (22/6/2020).

 

Kepala Basarnas (Kakansar) Banten M Zainal Arifin mengatakan, pada upaya pencarian di H 4 masih nihil, dan belum membuahkan hasil.

“Proses pencarian tidak memiliki kendala apapun. Untuk itu Tim SAR Gabungan akan terus berusaha mencari para korban dengan maskimal. Alhamdulillah, walau berawan, namun cuacanya bagus dan tidak ada kendala,”ujar Zainal.

 

Zainal menambahkan, ketujuh orang nelayan yang masih dalam pencarian, yakni Jamal, Sancan, Rasmin, Suri, Boler, Tastirah, dan Joni. “Semoga besok di H 5, cuaca mendukung,”terang Zainal.

Pada hari ke 4, pencarian terhadap 7 orang nelayan korban kecelakaan laut di Perairan Selat Sunda atau disekitar Pulau Rakata dan Gunung Anak Krakatau (GAK) masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan Basarnas Banten. Namun demikian, hasilnya masih nahil.

 

Sebelumnya, pada Kamis (18/6/2020), kapal motor (KM) Puspita Jaya dengan 16 orang nelayan dalam perjalanan untuk melaut (mencari ikan) dihantam ombak besar setinggi tiga meter.

Akibatnya, KM Puspita Jaya tenggelam. Dari jumlah 16 orang nelayan asal Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, 9 orang sudah ditemukan dalam kondisi selamat.



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : humas_Banten
22 June 20:00 WIB