Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan " Profesional, Sinergi, Dan Militan " Pengaduan Masyarakat melalui Telepon (021) 65867510/11, Whatsapp (085289000115), E-mail : Pengaduan@basarnas.go.id


TIM SAR GABUNGAN SISIR ALIRAN SUNGAI CIAPUS SEJAUH 10 KM, NAMUN PEMANCING YANG TERSERET ARUS BELUM JUGA DITEMUKAN


Bogor - Pencarian terhadap korban yang tenggelam di Sungai Ciapus terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga senin (10/1) petang ini namun korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan secara maksimal melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan melakukan penyisiran hingga radius 10 KM di sepanjang aliran Sungai Ciapus, baik melalui jalur air dengan menggunakan rafting boat juga melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran sungai. Kondisi cuaca hujan serta arus yang cukup deras di aliran Sungai Ciapus juga harus dilalui oleh tim SAR gabungan dalam operasi SAR pada hari ini.

"Sementara malam ini kita akan lakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat." tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Puluhan personil SAR gabungan dengan menggunakan peralatan SAR yang memadai juga dikerahkan pada upaya pencarian terhadap korban pada hari ini. Adapun unsur tim SAR gabungan yang tergabung dalam pencarian hari ini yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Dramaga, Pemdes Babakan, BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, Satpol PP Dramaga, PMI Kabupaten Bogor, IEA Bogor, Core Orari, Sakti Sakata, Reisan Citereup, Polmas Bogor, JKU Polmas, WMI, Kelakar, WPR, Tagana Kabupaten Bogor, SAR MTA, Regaci, Pandawa, SAR Khatulistiwa, Koramil Dramaga, Linmas Dramaga, Opung, Kumang, Tagana Kota Bogor, RAPI Lok Dermaga, Pramuka Peduli Kota Bogor, VAR, Satgas Ciliwung, Pribumi Adu, Body Rapting, Wanadri, Brimob Delta, Sakti, Keluarga Korban, dan Masyarakat setempat.

Korban yang diketahui pada minggu (9/1) sekitar pukul 15.45 WIB, korban yang bernama Rizki Ramadan (23) sedang memancing ikan di tengah Sungai Ciapus. Namun tiba-tiba air dengan cepat mengalir sangat deras hingga menyeret korban, kemudian kedua rekannya yang sedang memancing pinggir sungai melihat dan berusaha untuk menolong, namun naas korban tidak tertolong dan tenggelam, saat ini masih dalam pencarian petugas. 

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
10 January 17:30 WIB