Basarnas dan UN-OCHA Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan serta Pengembangan Kapasitas INSARAG

Jakarta — Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menerima audiensi delegasi United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN-OCHA), Senin (18/5/2026).
UN-OCHA diwakili Victoria Saiz Omenaca selaku Deputy Director Crisis Response Division OCHA New York bersama Ronaldo Reario selaku Head of OCHA Liaison Office to ASEAN.

Pertemuan membahas penguatan kerja sama kemanusiaan internasional, perkembangan INSARAG, serta peningkatan kapasitas Tim USAR INASAR menuju klasifikasi Heavy Team.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Basarnas menegaskan komitmen Basarnas sebagai leading sector bidang Search and Rescue untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sistem operasi, dan standardisasi SAR nasional sesuai metodologi INSARAG.

Selain itu, Basarnas juga menyampaikan implementasi program National Accreditation Process (NAP) di Kantor Pencarian dan Pertolongan sebagai bagian dari penguatan localization INSARAG di Indonesia.

UN-OCHA menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Basarnas dalam pengembangan kapasitas SAR nasional. Indonesia dinilai menjadi salah satu negara pertama di Asia Tenggara yang aktif mengembangkan konsep localization INSARAG guna memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana nasional.

Audiensi juga membahas penyelenggaraan Indonesia International Search and Rescue (IISAR) Tahun 2026 yang akan digelar pada 9–12 Juli 2026 sebagai wadah kolaborasi internasional bagi otoritas, praktisi, dan mitra SAR dunia.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan semangat memperkuat sinergi kemanusiaan internasional serta meningkatkan peran Indonesia dalam jejaring INSARAG di tingkat regional maupun global.