Basarnas Dorong Penguatan Keselamatan Wisata Nasional dalam Rakornas Pariwisata 2026

Jakarta — Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso menegaskan bahwa perkembangan sektor pariwisata harus diiringi dengan penguatan sistem keselamatan yang terintegrasi guna melindungi wisatawan di berbagai destinasi. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (21/5).

Menurutnya, keselamatan pariwisata tidak hanya berfokus pada penanganan insiden, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui kesiapsiagaan, mitigasi risiko, dan pengawasan berkelanjutan.

“Keberhasilan keselamatan pariwisata bukan hanya diukur dari cepatnya respons penanganan, tetapi dari kemampuan mencegah terjadinya korban,” ujarnya.

Basarnas juga mendorong sinergi lintas sektor serta menyiapkan roadmap pengembangan sistem keselamatan pariwisata nasional melalui penguatan regulasi, pemetaan risiko, pelatihan, dan simulasi keselamatan.