Basarnas Sampaikan Evaluasi Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026

Jakarta – Basarnas menyampaikan evaluasi pelaksanaan Siaga SAR Khusus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI terkait layanan infrastruktur dan transportasi selama masa libur Nataru, Selasa (20/01/2026).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026 dilaksanakan selama 19 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dengan fokus pada pelayanan SAR yang cepat, tepat, terpadu, dan terkoordinasi. Kesiapsiagaan diarahkan pada lokasi rawan kecelakaan transportasi, kawasan wisata, serta daerah rawan bencana hidrometeorologi dan geologi.

Selama pelaksanaan siaga, Basarnas mengerahkan 4.021 personel yang didukung oleh 17.076 personel Potensi SAR serta sarana dan prasarana udara, laut, dan darat. Berdasarkan data Basarnas, tercatat 135 Operasi SAR dengan total 383 korban jiwa, menunjukkan penurunan dibandingkan periode Nataru sebelumnya meskipun terjadi peningkatan kejadian bencana akibat cuaca ekstrem.

“Penurunan jumlah korban ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan personel, respons cepat di lapangan, serta sinergi yang solid antara Basarnas, instansi terkait, dan Potensi SAR,” ujar Kabasarnas.

Secara umum, pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026 berjalan dengan baik dan lancar. Basarnas juga menyampaikan rekomendasi penguatan pengawasan keselamatan transportasi, peningkatan kompetensi awak angkutan umum, serta pemasangan rambu dan petunjuk keselamatan di kawasan wisata dan jalur pendakian.