Kepala Basarnas : Jadilah ASN Basarnas yang Bermanfaat dan Berguna
Memasuki hari kedua orientasi Calon Pegawai Negeri Sipili (CPNS) Basarnas (3/6/2025), Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberikan pengarahan kepada seluruh peserta baik yang berada di Kantor Pusat maupun Unit Pelaksana Teknis.
Mengawali pengarahannya, Kepala Basarnas mengucapkan selamat kepada seluruh peserta orientasi yang berhasil lolos dan diterima menjadi CPNS Basarnas. Lebih lanjut Kepala Basarnas menyampaikan bahwa seluruh peserta harus bangga menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Basarnas dan tidak ada unsur keterpaksaan. "Saya berharap kehadiran kalian di Basarnas bukanlah karena keterpaksaan atau sekedar kebetulan, melainkan bagian dari proses perjalanan hidup yang sudah digariskan. Dalam hidup ini, banyak hal adalah rahasia Tuhan, dan tugas kita sebagai manusia adalah menjalaninya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

"Meskipun disini tertulis CPNS tetapi saya lebih senang menyebut kalian sebagai aparatur negara. Ketika kita bicara tentang aparatur negara, itu berarti kita bicara tentang peran, tanggung jawab, dan tugas negara yang kompleks. Sebagai aparatur negara, kalian harus siap menghadapi dinamika dan tantangan yang terus berkembang. Semakin banyak tantangan yang bisa kalian selesaikan, semakin besar pula rasa puas dan bangga karena kalian telah menjadi pribadi yang bermanfaat dan berguna bukan hanya bagi institusi, tapi juga bagi masyarakat dan negara,” sambungnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Basarnas juga memberikan materi terkait tugas dan peran Basarnas baik untuk skala nasional maupun internasional. Kepala Basarnas juga menjelaskan bahwa seluruh ASN Basarnas adalah wakil dari pemerintahan pusat dalam melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan di seluruh wilayah Indonesia.
Tidak hanya Kepala Basarnas, Pimpinan Tiggi Madya juga turut memberikan materi tentang tugas dan fungsi dari unit kerja yang dipimpinnya, dimana unit kerja tersebut akan menjadi ruang lingkup seluruh peserta orientasi dalam menjalankan tugasnya.
Diakhir, Kepala Biro Humas dan Umum menyampaikan tentang bijaksana dalam bermedia sosial karena apa yang dibagikan dalam media sosial mencerminkan siapa diri kita. “Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, bukan kebencian; untuk membangun, bukan merusak. Karena sekali jari mengetik, dampaknya bisa jauh melampaui yang kita bayangkan."