Sinergi Basarnas–Kemendikdasmen, Bangun Budaya Sadar Keselamatan di Sekolah
Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan menanamkan budaya sadar keselamatan sejak dini.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dan dipimpin langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Sinergitas ini mencakup penguatan edukasi kebencanaan, pencegahan risiko, hingga pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Basarnas menegaskan komitmennya sebagai leading sector operasi SAR nasional sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Dalam pelaksanaannya, Basarnas terus bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk sektor pendidikan, guna membangun budaya keselamatan secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, edukasi keselamatan diharapkan dapat terintegrasi dalam lingkungan pendidikan dasar dan menengah, sehingga lahir generasi yang tangguh, peduli keselamatan, serta siap menghadapi kondisi darurat.
Kerja sama Basarnas dan Kemendikdasmen ini diharapkan memberi dampak luas bagi masyarakat serta memperkuat fondasi keselamatan nasional melalui pendidikan sejak usia dini.
