Basarnas Berkomitmen Terus Memperkuat Implementasi Reformasi Birokrasi
Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi reformasi birokrasi di lingkungannya. Hal ini disampaikan Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana Moch. Hernanto, pada rapat evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2024 serta persiapan strategis dalam menyambut dimulainya Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional (GDRBN) 2025-2045 di Kantor Pusat Basarnas, Selasa (15/07).
Evaluasi pelaksanaan RB 2024 di lingkungan Basarnas menunjukkan progres positif dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi tata kelola, dan akuntabilitas kinerja. Di tahun 2024, Basarnas telah meraih peningkatan pada nilai reformasi birokrasi sebesar 77,26 dimana pada tahun sebelumnya meraih nilai sebesar 73,45. Dan pada penilaian Sakip Tahun 2024, Basarnas juga telah mengalami peningkatan yang sebelumnya sebesar 73,72 menjadi 74,01.

Menatap ke depan, Basarnas bersiap dengan pelaksanaan GDRBN 2025-2045 yang dicanangkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB). GDRBN 2025-2045 berfokus pada tiga pilar utama transformasi: transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola. GDRBN 2025-2045 akan menjadi tonggak penting dalam transformasi birokrasi Indonesia. Visi utamanya adalah menciptakan birokrasi yang kolaboratif, kapabel, dan berintegritas, dengan pendekatan human-based yang fokus pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Basarnas terhadap reformasi birokrasi bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan sebuah ikhtiar berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang optimal, responsif, dan berintegritas bagi seluruh lapisan masyarakat.
