Basarnas Siap Amankan Periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Jakarta, 1 Desember 2025 — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan kesiapsiagaannya dalam menghadapi periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini disampaikan Kepala Basarnas, Marsekal TNI Mohammad Syafii, dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
Rakor tersebut dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian dan dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wamenko Polhukam Lodewijk F. Paulus, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Wakil Kepala BIN Komjen Imam Sugianto, serta Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani. Sejumlah kementerian dan lembaga lain, termasuk Kemenparekraf, BNPB, dan PT Pertamina, turut hadir secara langsung maupun virtual.

Dalam paparannya, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa 4.021 personel beserta armada laut, darat, dan udara telah disiagakan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama masa libur Nataru. Penguatan respons cepat difokuskan pada titik-titik strategis meliputi pelabuhan, bandara, terminal, stasiun, jalan tol, tempat wisata, serta wilayah rawan bencana.
Selain itu, Basarnas juga mengerahkan 17.076 personel Potensi SAR dari berbagai unsur untuk memperkuat operasi lapangan. Sejumlah potensi ancaman yang diantisipasi antara lain bencana hidrometeorologi, kejadian geologi, kecelakaan transportasi, dan kondisi membahayakan manusia.
Basarnas menegaskan pentingnya pendataan manifes penumpang serta penggunaan perangkat deteksi dini marabahaya oleh seluruh operator transportasi. Seluruh unsur SAR di seluruh Indonesia dipastikan siaga penuh 24 jam selama periode Nataru.
Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan bersama selama masa liburan.