Kabasarnas Tandatangani Nota Kesepahaman Basarnas dengan RRI

Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dan Direktur Utama RRI Dr. I Hendrasmo di Kantor LPP RRI, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengoptimalkan sinergi antara kedua lembaga dalam menyebarluaskan informasi operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dan edukasi mengenai kesadaran dalam menghadapi situasi darurat. 

Dalam sambutannya, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa kerja sama dengan RRI merupakan langkah krusial untuk memastikan informasi tentang situasi darurat dan membentuk kesadaran kepada masyarakat dalam edukasi keselamatan sejak dini.

“Nota kesepahaman ini akan menjadi satu langkah yang baik bagi kedua pihak untuk terus bersinergi dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing di bidang pencarian dan pertolongan. Kami berharap ruang lingkup yang telah disepakati dapat ditindaklanjuti dengan efektif, efisien dan konstruktif,” lanjutnya.

Senada dengan itu, Direktur Utama RRI menyambut baik kolaborasi ini.

"Bersama Basarnas, kita akan mengoptimalisasi penyebarluasan informasi krusial, himbauan keselamatan, selalu siaga bencana dan informasi terkini terkait operasi SAR yang berjalan. Kami percaya kecepatan informasi tentunya menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Kerjasama ini menjadi momentum bagi RRI untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pemberitaan. RRI akan berupaya memberikan konten yang edukatif sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi tetapi juga memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menghadapi bencana maupun kondisi kedaruratan.

Selain itu, Kepala Basarnas juga berkesempatan menjadi narasumber dalam dialog Bersama Pro3 RRI, di studio Pro3, Jakarta. Dalam kesempatan ini, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa peran media sangat penting dalam sosialisasi keselamatan.

"Peran media sangat penting dalam sosialisasi keselamatan. RRI mampu menjangkau seluruh pelosok negeri. Semua warga negara harus mengenal prinsip keselamatan karena Indonesia adalah pasar bencana yang tidak bisa dihindari," ujarnya.