Misi Kemanusiaan Gempa Myanmar, Basarnas Siap Kirimkan Tim INASAR
Basarnas siap mengirimkan Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) untuk membantu operasi SAR akibat gempa yang melanda Myanmar. Hal itu disampaikan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Minggu (30/3/2025).
Basarnas menyiapkan Tim USAR sebanyak 61 personel dan dua ekor K9, dilengkapi dengan peralatan urban SAR. Tim akan diberangkatkan dengan pesawat Hercules pada tanggal 1 April 2025.
Pasca gempa dengan Magnitudo 7,7 yang melanda Myanmar dan Thailand pada tanggal 28 Maret 2025, Basarnas terus melakukan pemantauan secara berkala atas hasil pelaksanaan Asessment Search and Rescue 1 atau asesment global yang dilaksanakan oleh Tim United Nations Disaster Asessment and Coordination (UNDAC), ASEAN Emergency Response and Asessment Team (ERAT), Tim USAR RRT, Singapura dan Malaysia melalui platform Virtual OSOCC.
(untuk caption ditambahkan: Platform Virtual OSOCC yaitu aplikasi open-source web-based yang dikembangkan oleh PBB untuk monitoring kebencanaan dan aktivitas terkait kemanusiaan lainnya).
Basarnas berkoordinasi dengan beberapa Kementerian seperti Kemenko PMK, Kemenlu, Kemenkes, Panglima TNI, BNPB, Baznas, dan Lembaga lainnya terkait teknis dan prosedur perbantuan misi kemanusiaan Indonesia untuk gempa di Myanmar.
