Orientasi Basarnas Special Group

Sebanyak 17 rescuer UPT Basarnas yang merupakan anggota Basarnas Special Group (BSG) mengikuti pekan orientasi selama 10 hari mulai 21 April sampai 2 Mei 2025 di Kantor Pusat.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Laksamana Muda TNI (Purn) R. Eko Suyatno dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa 17 peserta ini merupakan anggota BSG yang sudah terpilih sebelumnya namun belum bertugas di Kantor Pusat.

“BSG dalah keompok rescuer yang terpilih melalui seleksi dari berbagai unit kerja di lingkungan Basarnas. Mereka dididik dan dilatih agar memiliki kemampuan dan keahlian kompetensi khusus dibidang search and rescue,” ujarnya.

“Pembentukan BSG bertujuan untuk memperkuat dan mengoptimalisasi pengerahan dan pengendalian operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan transportasi, penanganan khusus, dan bencana alam atau kondisi membahayakan manusia. BSG juga dapat ditugaskan untuk misi kemanusiaan ke luar negeri dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, salah satunya adalah CSSR yang beberapa periode ini sudah 2 kali dilaksanakan yakni Turkiye dan Myanmar,” Sambung Deputi.

Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 10 tahun 2020 tentang BSG, bahwa penugasan personil BSG selama 4 tahun dan penambahan 2 tahun sehingga perlu adanya pergantian personel untuk meningkatkan kemampuan yang telah dimiliki sebelumnya.