Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja Operasi SAR oleh BPK RI

Jakarta – Basarnas menerima Pemeriksaan Pendahuluan atas Kinerja Operasi SAR Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Basarnas yang dipimpin oleh Sekretaris Utama Basarnas, Dr. Abdul Haris Achadi, didampingi Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan, Mayjen TNI Marinir Edy Prakoso, Senin (3/08/2026).

Direktur I.D Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara I Slamet Riyadi menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan melalui mekanisme audit yang kooperatif dan transparan. Basarnas diharapkan memberikan dukungan penuh melalui penyediaan data, dokumen, serta informasi yang diperlukan agar proses pemeriksaan berjalan optimal dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja organisasi.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa tugas Basarnas merupakan tugas kemanusiaan yang selalu mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, Basarnas menyambut baik proses pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi, termasuk dalam aspek pengelolaan aset, pelaksanaan operasi SAR, serta peningkatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

Lingkup pemeriksaan meliputi aspek perencanaan, regulasi, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan. Pemeriksaan pendahuluan ini dijadwalkan berlangsung selama 45 hari dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terinci pada tahap berikutnya.

Basarnas berharap seluruh jajaran dapat memberikan dukungan penuh selama proses pemeriksaan berlangsung melalui komunikasi yang terbuka dan penyediaan data yang dibutuhkan. Sinergi antara Basarnas dan BPK diharapkan menghasilkan rekomendasi yang implementatif untuk memperkuat tata kelola organisasi, mengoptimalkan kinerja operasi SAR, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.