TANJUNGPINANG - (19/09) Pencarian dan pertolongan...

TANJUNGPINANG - (19/09) Pencarian dan pertolongan hari ketujuh yang dilaksanakan Oleh Kantor SAR Tanjungpinang terhadap korban JB De Rong 19 yang bertabrakan dengan Kapal MV Kartika Segara terus berlangsung. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam hal ini Kantor SAR Tanjungpinang melakukan Pemantuan dan koordinasi dengan RCC Singapura. Menurut informasi sebelumnya terdapat 3 orang korban yang belum ditemukan. Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Djunaidi, S.Sos.,M.M ikut serta dalam pencarian Operasi SAR tersebut serta didampingi oleh Kepala Sub Seksi Operasi SAR Eko Suprianto, S.A.P. Operasi hari ketujuh ini difokuskan dengan pemantuan dan koordinasi dengan pihak RCC Singapura. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan juga megerahkan RIB Pos SAR Batam untuk melakukan pencarian di Perairan Pulau Batam khususnya di perbatasan Indonesia - Singapura.Pencarian hari ketujuh ini difokuskan kepada koordinasi terhadap keluarga korban yang datang dari China. Keluarga korban menganggap korban yang ditemukan pada hari sebelumnya oleh Pos SAR Batam di perairan Tanjung Sekuang, Batam adalah benar keluarga korban. Akan tetapi korban masih ditindak lanjuti oleh Pihak Rumah Sakit Otorita Batam untuk visum lebih lanjut. Pada hari sebelumnya POS SAR Batam menemukan jasad di sekitar Perairan Pulau Batam yang diduga berasal dari korban Kapal Tangker JB De Rong 19. Pada hari ketujuh ini, pihak RCC Singapura sudah tidak melanjutkan pencarian terhadap korban kapal tangker tersebut dan selanjutnya pihak dari Singapura melakukan pemantauan. Kantor SAR Tanjungpinang, sesuai dengan prosedur pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan juga menutup operasi petang ini, Selasa (19/9). (bhu)