MAGETAN – Dua orang pelajar asal Desa Ringin Agung Kecamatan Magetan dilaporkan terseret arus di gorong-gorong Jalan Darma Magetan, Rabu (16/11/2017). Satu diantaranya yang masih duduk di bangku sekolah dasar ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya yang merupakan siswa SMA hilang.
Kantor SAR Surabaya yang menerima informasi ini beberapa saat setelah kejadian langsung mengerahkan personil Pos SAR Trenggalek untuk mencari korban.
Setibanya di lokasi hari sudah sangat gelap sehingga tim hanya melakukan koordinasi dengan potensi setempat dan membentuk posko gabungan. Pagi ini (17/11/2017) tim gabungan melakukan pencarian korban. Dimulai pukul 07.00 WIB, tim melakukan penyisiran mulai dari koordinat 07 65 98.92 S – 111 32 16.95 E hingga 07 39 31 S – 111 20 15 E.

Dari penuturan pelapor, korban atas nama Rega (11) ditemukan meninggal dunia. Sementara pelajar SMA atas nama Bustomi (17) masih dicari.
Insiden yang menimpa dua pelajar bermula saat hujan deras di wilayah Magetan hingga menyebabkan luapan air gorong-gorong. Kondisi ini dimanfaatkan anak-anak sekitar untuk bermain air. Saking asyik bermain genangan air, keduanya tidak sadar jika arus genangan air menjadi deras sehingga keduanya terseret.
Pencarian korban telah dilakukan hingga pukul 16.00 WIB namun hasilnya masih nihil. Tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Trenggalek, Polres Magetan, PMI Magetan, CRC Ngawi, TAGANA Magetan, dan masyarakat setempat menghentikan pencarian hari ini dan akan dilanjutkan kembali besok pagi. (an)
