JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menandatangani nota kesepahaman dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Senin (25/11). Berlangsung di Auditorium Gedung BMKG, nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan bersama terkait informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Kepala BNPB Letjend TNI Doni Monardo, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk masa lima tahun ke depan.
Bagus menyampaikan bahwa nota kesepahaman merupakan pintu bagi penyelenggaraan kerja sama diberbagai bidang. Begitu juga antara Basarnas dan Dewan Pimpinan Pusat PDIP mempunyai lingkup antara lain dibidang pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan, pelatihan dan latihan pencarian dan pertolongan serta sosialisasi dan penyuluhan.
“Dengan kerja sama ini diharapkan dapat terbangun sinergitas antara Basarnas dengan potensi pencarian dan pertolongan sehingga dapat mendukung penyelenggaraan pertolongan di seluruh wilayah NKRI,”jelasnya.
“Selaku Kepala Basarnas, saya mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama yang baik selama ini antara Basarnas dan PDIP. Saya juga mengucapkan terima kasih atas upaya untuk melanjutkan dan memperbaharui nota kesepahaman yang ada,”sambung Jenderang Bintang Tiga ini.
Pada kesempatan ini Ketua Umum PDIP juga mendapatkan penghargaan kehormatan dari BMKG sebagai Tokoh Pelopor Penguatan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Penganugerahan Megawati ini dilatarbelakangi jasa-jasanya dalam membangun BMKG dalam modernisasinya.Selain itu, BMKG juga sekaligus meluncurkan program Sancakarla dan Simpel. Program itu diharapkan untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat perihal BMKG.
Turut hadir pula sejumlah pejabat tinggi dan menteri yaitu Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkeu Sri Mulyani, Menhub Budi Karya Sumadi, Menko PMK Muhadjir Effendy, Mensos Juliari Batubara, Seskab Pramono Anung, Menristek Bambang Brodjonegoro, Menkes dr Terawan, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Ketua DPR Puan Maharani, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Nv)


