Kabasarnas Paparkan Penanganan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur dalam RDP Komisi V DPR RI

Jakarta — Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii didampingi pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI terkait penanganan kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (21/5).

Dalam rapat tersebut, Kabasarnas memaparkan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan sejak awal kejadian, mulai dari pengerahan personel SAR, proses evakuasi korban, hingga koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Kabasarnas menegaskan bahwa seluruh unsur SAR bergerak cepat dan terpadu untuk memastikan keselamatan korban serta mendukung proses penanganan darurat berjalan secara optimal.


“Basarnas berupaya memberikan respons cepat melalui koordinasi yang terintegrasi dengan seluruh unsur terkait agar proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan efektif,” ujar Kabasarnas dalam rapat tersebut.

Selain membahas penanganan kejadian, RDP juga menjadi forum evaluasi terhadap aspek keselamatan transportasi perkeretaapian serta penguatan sinergi antarinstansi dalam menghadapi situasi kedaruratan transportasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Kabasarnas menegaskan komitmen Basarnas untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, peralatan, serta kemampuan operasi pencarian dan pertolongan guna mendukung pelaksanaan operasi SAR yang cepat, tepat, aman, dan terpadu.