Kepala Basarnas Audiensi dengan KemenPAN-RB Bahas Penguatan Kelembagaan dan SDM

Jakarta – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melaksanakan audiensi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini pada Senin (13/4/2026). Audiensi ini membahas penguatan kelembagaan, kebutuhan sumber daya manusia, serta optimalisasi penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Basarnas menyampaikan bahwa cakupan layanan SAR saat ini masih terbatas dibandingkan luas wilayah Indonesia. Dari total 522 kabupaten/kota, Basarnas baru memiliki sekitar 200-an pos SAR, sehingga diperlukan percepatan penguatan organisasi agar kehadiran layanan SAR dapat menjangkau lebih luas dan respons time semakin optimal.

Selain itu, Basarnas juga menyampaikan kebutuhan penguatan sumber daya manusia. Dengan jumlah personel saat ini sekitar 6.000 orang, kebutuhan ideal diperkirakan mencapai hampir 30.000 personel. Untuk itu, Basarnas mengusulkan penambahan personel secara bertahap serta penguatan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dukungan dari TNI dan instansi terkait dalam pelaksanaan operasi SAR.

Dalam audiensi tersebut juga dibahas dukungan kebijakan terkait kebutuhan jabatan fungsional serta penguatan sarana dan prasarana. Basarnas menegaskan pentingnya sinergi dan dukungan pemerintah dalam memperkuat kelembagaan, sehingga pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan dapat berjalan lebih efektif dalam menjamin keselamatan masyarakat. 

Pada kesempatan tersebut Kepala Basarnas juga menganugerahkan gelar warga kehormatan kepada MenPan RB. Penganugerahan ini diberikan atas kontribusi nyata dan komitmen luar biasa MenPAN-RB dalam mendukung transformasi birokrasi, penataan organisasi, serta kebijakan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Basarnas guna meningkatkan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan.