Jakarta - Senin (2/12) bertempat di Gedung DPR RI diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan mitra kerjanya yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, BMKG, Basarnas dan Korlantas Polri. Rapat yang berlangsung lebih kurang 3 jam ini diadakan dalam rangka membahas Persiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Dalam Rangka Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Dalam RDP tersebut, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito menyampaikan pada anggota dewan, bahwa Basarnas siap mendukung kelancaran perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dengan melaksanakan siaga SAR khusus.
"Pelaksanaan siaga SAR khusus natal dan tahun baru kali ini akan dimulai pada 18 Desember 2019 - 8 Januari 2020," ujar Bagus dihadapan para Dewan.
Kabasarnas menambahkan puncak arus transportasi diperkirakan akan terjadi pada 21 Desember 2019 dan 5 Januari 2020 mendatang.
Dalam pemaparannya Jenderal Bintang Tiga menyampaikan bahwa posko induk siaga SAR digelar di Basarnas Command Center (BCC). Posko induk ini akan berkoordinasi dengan posko gabungan yang berada di pemerintah daerah, pelabuhan, bandara, maupun tempat wisata.
Siaga SAR khusus natal dan tahun baru digelar di 353 posko siaga SAR yang dilaksanakn oleh 38 Kantor SAR, 77 pos SAR, dan 32 unit siaga SAR yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu Basarnas juga mengerahkan sejumlah alut seperti Kapal Negara, helikopter, maupun kendaraan darat lainnya.




