Rapat Dengar Pendapat, Basarnas Bahas Evaluasi APBN 2025 dan Rencana Program 2026
Jakarta – Komisi V DPR RI kembali menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Rabu (28/01/2026). Agenda utamanya yakni evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2025 serta pembahasan mendalam mengenai rencana program dan kegiatan untuk TA 2026.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melaporkan realisasi penyerapan anggaran secara keseluruhan untuk Tahun Anggaran (TA) 2025 yang mencapai 97,87% atau Rp 1.465.724.947.000 dari pagu efektif Rp 1.487.697.389.000. Sementara itu, realisasi fisik tercatat sangat tinggi, mencapai 99,90%.
Meskipun menghadapi dinamika efisiensi anggaran berupa pemblokiran, Basarnas berhasil memperoleh relaksasi signifikan, menyisakan blokir efektif hanya sebesar Rp 9.881.423.000 dari total pagu awal Rp 1.497.578.812.000.

Dari sisi kinerja operasional, Basarnas telah menangani total 2.766 kejadian operasi SAR sepanjang tahun 2025, yang melibatkan 16.996 korban. Persentase keberhasilan evakuasi korban pencarian dan pertolongan mencapai 95,46% dari target 98%.
Untuk TA 2026, Basarnas mengusulkan pagu alokasi anggaran sebesar Rp 1.553.675.969.000. Fokus utama program kerja tahun depan adalah penguatan teknologi penyelamatan dan pemenuhan infrastruktur vital.
Beberapa proyek prioritas yang direncanakan antara lain diantaranya pengadaan peralatan pencarian bawah air terintegrasi, revitalisasi infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung layanan digital yang cepat dan aman di lingkup SAR. Serta pembangunan prasarana SDM SAR, yakni pembangunan asrama wanita di Balai Pelatihan SDM SAR untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM.

Pada akhir paparannya, Kabasarnas menyampaikan pelaksanaan operasi SAR pada Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS yang mendarat darurat di Perairan Nabire, Papua Tengah. Kabasarnas juga menyampaikan perkembangan hari keempat pelaksanaan operasi SAR terhadap bencana longsor di Desa Pasirlangu, wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kepada seluruh peserta rapat.
Dalam rapat ini, Komisi V DPR RI mengapresiasi kinerja optimal kedua lembaga dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan tugas fungsi utama di tahun 2025. DPR RI berkomitmen untuk memperjuangkan usulan penyesuaian alokasi anggaran tahun 2026 sesuai dengan mekanisme pembahasan RUU APBN yang berlaku.
